Breaking

Profesionalisme

Aturan Khusus dalam Mengundang Pejabat Negara ke Sebuah Event

Mengundang pejabat negara untuk datang ke sebuah event tentu tidak bisa sembarangan. Suka tidak suka Anda harus berurusan dengan protokoler yang melekat pada jabatan pejabat negara. Mengapa? Karena pajabat negara juga merupakan bagian darilambang negara sehingga harus dihormati. Mengingat juga bahwa posisi ini mengemban tanggung jawab yang besar sehingga segala sesuatunya harus diatur dengan seksama.  

Dalam mempersiapkan detil acara, Anda harus memperhatikan berbagai aspek seperti yang sudah diatur dalam

  • Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1987 tentang Protokol, serta

  • Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 62 Tahun 1990 Tentang Ketentuan Keprotokolan Mengenai Tata Tempat, Tata Upacara dan Tata Penghormatan

Jalin komunikasi yang intens dengan EO dan protokoler yang akan terlibat dalam prosesi event. Dari sini Anda sudah mulai bisa bergerak dari mulai mengirimkan undangan, melakukan konfirmasi kedatangan hingga mengatur alur jalannya kedatangan hingga kepulangan tamu pejabat negara.


Berikut panduan apa saja yang harus diperhatikan ketika Anda mengundang pejabat negara

Posisi Duduk

  • Posisi paling depan harus diisi oleh pejabat negara dengan kedudukan tertinggi

  • Bila ada beberapa pejabat negara ditempatkan dalam satu barisan sejajar, maka pejabat dengan kedudukan lebih tinggi harus berada di sisi sebelah kanan

Urutan dalam Posisi Duduk

  1. Presiden

  2. Wakil Presiden

  3. Ketua Lembaga Tertinggi / Tinggi Negara

  4. Menteri Negara, Pejabat yang diberi kedudukan setingkat dengan Menteri Negara, Wakil Ketua Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara, Panglima Angkatan Bersenjata, Kepala Staf Angkatan dan Kepala Kepolisian Republik Indonesia

  5. Ketua Muda Mahkamah Agung, Anggota Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara, termasuk Hakim Agung pada Mahkamah Agung

  6. Pimpinan Lembaga Pemerintah Non Departemen dan Pejabat Pemerintah tertentu

Waktu Kedatangan

  • Pejabat negara dengan kedudukan tertinggi harus diatur agar datang paling akhir sebelum acara dimulai.

  • Kemudian ia akan meninggalkan tempat paling awal, sesaat setelah acara ditutup

  • Bila dalam acara tersebut terdapat acara jumpa pers, penyelenggara acara wajib memberikan materi pendahuluan kepada para wartawan.

  • Acara ini juga harus dikawal dengan baik dan diatur agar alur dan jumlah pertanyaan dapat dijaga dengan durasi sesuai ketetapan yang telah disepakati

  • Rute kedatangan dan kepulangan yang akan dilalui pejabat negara

  • Jumlah rombongan pejabat negara serta nama dan pangkat

  • Back up plan jika ada hal yang tidak diinginkan terjadi harus dibahas sematang mungkin

 

Untuk aturan protokoler yang lebih mendetil lagi Anda bisa simak selengkapnya di Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1987 tentang Protokol, serta Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 62 Tahun 1990.

Baca juga: 4 Langkah Memanfaatkan Sosial Media sebagai Alat Publikasi Event Perusahaan

 


Sumber:  seputarevent.com


leave your comments: