Breaking

blog single post
Profesionalisme

6 Jenis Entrepreneurship Ini Bisa Jadi Inspirasimu

Wirausaha atau yang kini lebih akrab disebut entrepreneur adalah orang yang memiliki usaha sendiri dan mengelola usahanya sendiri. Waktu kerja wirausahawan yang sangat fleksibel dan bebas membuat banyak orang ingin menjadi entrepreneur. Padahal, kehidupan seorang wirausahawan setiap bulannya tidak menentu, karena bergantung pada kelancaran usahanya dalam satu bulan. Termasuk untuk jadwal meeting. Biasanya para entrepreneur ini bisa mendapatkan jadwal meeting mendadak dengan lokasi yang cukup variatif. Bisa di ruang meeting hotel Jakarta, restoran, atau di Coworking Space sekalipun.

 

Survei kewirausahaan bernama “The Asia Pacific Entrepreneurship Insights Survey 2019” yang diinisiasi oleh Herbalife Nutrition mengungkapkan bahwa masyarakat Indonesia berkeinginan kuat untuk menjadi entrepreneur. Lebih lanjut lagi, tujuh dari 10 orang atau 71 persen responden bertekad untuk membuka usahanya sendiri. Keinginan masyarakat Indonesia untuk berwirausaha adalah yang terkuat dibanding negara lain di Asia Pasifik.

 

Mayoritas responden Indonesia (sebesar 96 persen) mengaku bercita-cita untuk berwirausaha, lalu disusul oleh Filipina dengan presentase sebesar 92%, Thailand dengan presentase sebesar 89% dan Malaysia dengan presentase sebesar 86%. Peningkatan wirausaha ini berkolerasi terhadap peningkatan bisnis sewa ruang Coworking Space, dan permintaan ruang meeting hotel Jakarta dan ibu kota negara lainnya yang semakin tinggi.

 

Baca Juga: Temukan Coworking Space Bertema Kafe di Jakarta

 

Lantas, apa saja jenis wirausaha yang sedang hits bekalangan ini?

 

Foodpreneur

Rupanya globalisasi juga berpengaruh pada industri kuliner, karena memudahkan orang untuk mengenal makanan daerah atau negara lain yang belum pernah dikunjunginya. Tak heran, banyak restoran makanan Korea, Jepang, India, Italia, dan lain-lain yang menjamur di Indonesia. Terlebih lagi dengan adanya perkembangan gaya hidup masyarakat Indonesia yang jadi gemar berkuliner.

 

Alhasil, peluang yang terbuka lebar diraih oleh para foodpreneur, sebutan bagi para Entrepreneur yang membuka usaha di bidang kuliner. Perkembangan digital seperti media sosial juga turut mendukung para Wirausahawan untuk mengenalkan usaha kulinernya ke target sasaran mereka. Tak jarang produk-produk kuliner menjadi viral hingga harus antri berjam-jam. Makanya, banyak generasi mileal yang menjadi foodpreneur.

 

Menariknya, foodpreneur yan kebanyakan berasal dari kaum milenial ini, betul-betul bisa memanfaatkan pasar dengan baik. Mereka betul-betul memikirkan konsep usaha mereka dengan interior dan ambience yang unik. Sehingga, restoran atau kafe mereka tidak hanya bisa diguankan untuk nongkrong-nongkrong saja. Tetapi, bisa sebagai tempat bekerja, bahkan untuk meeting. Ya, restoran atau kafe, kini telah menjadi salah satu pilihan alternatif pertemuan bisnis para entrepreneur selain ruang meeting hotel Jakarta.


Technopreneur

Perkembangan teknologi dan informasi juga memberikan peluang bagi orang-orang untuk menjalankan usaha di bidang teknologi. Orang-orang tersebut kerap disebut technopreneur. Meski technopreneur masih terbilang baru di Indonesia, perkembangan dan dampaknya sudah cukup terasa dan berlangsung dengan cepat. Misalnya saja masyarakat Indonesia kini sering berbelanja melalui aplikasi berbelanja seperti Tokopedia, menggunakan jasa ojek online dari Gojek, dan lain-lain. Jenis entrepreneur di bidang teknologi memiliki peluang yang sangat luas. Pasalnya, belum ada batasan dalam teknologi sehingga masih banyak inovasi-inovasi yang dapat diciptakan. 

 

Baca Juga: 5 Start Up Sukses yang Lahir dari Coworking Space Murah


Ecopreneur

Ecopreneur adalah Wirausahawan yang dalam menjalankan usahanya sangat peduli akan kelestarian dan dampaknya bagi lingkungan, sehingga sangat mementingkan penggunaan teknologi ramah lingkungan. Umumnya, ecopreneur mendirikan usahanya untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan secara langsung ataupun tidak langsung, dengan menciptakan dan memasarkan produk-produk yang ramah lingkungan. Contoh ecopreneur di Indonesia adalah Vania Santoso dengan Klub AV Peduli-nya dan Vera Novita yang mengetuai Bank Sampah KPK (Kerabat Pulo Kambing).


Mompreneur

Seperti namanya, mompreneur berarti Ibu, biasanya seorang Ibu Rumah Tangga, yang menjalankan usaha tertentu sehari-hari. Untungnya di era digital sekarang ini, mompreneur lebih leluasa untuk menjalankan usahanya dengan bantuan teknologi dan informasi yang ada. Baik itu membuka online shop, menjadi mitra go food atau grab food, dan masih banyak lagi.

 

Pekerjaan mompreneur ini bisa dibilang yang paling fleksibel jika dibandingkan dengan entrepreneurship yang lain. Namun, ada kalanya para mompreneur ini pun sesekali mengadakan gathering dengan para rekan bisnis lainnya. Ruang meeting hotel Jakarta bisa menjadi pilihan terbaik untuk para mompreneur yang menginginkan tempat yang lebih privat. Tenang saja, ruang meeting hotel Jakarta bisa mengakomodasi kebutuhan makan dan snack.


Womenpreneur

Womenpreneur berarti entrepreneur wanita yang mendirikan usaha untuk mengembangakan potensi perempuan lainnya. Sosok womenpreneur sangat digambarkan oleh Bunga Mega yang menggagas CeweQuat dan Ike Dahlia Cambey yang mendirikan Indonesia mompreneur.

 

Salah satu tokoh womenpreneur yang kini sedang naik daun adalah Angkie Yudistira. Perempuan isnpiratif yang kini telah dilantik menjadi staf khusus presiden Joko Widodo. Angkie Yudistira ini menggagas Thisable Entreprise. Yaitu sebuah komunitas yang menggerakan para disabilitas menjadi lebih mandiri. Angkie bersama teman-temanya memberikan kursus dan elatihan agar para penyandang disabilitas bisa bekerja dan menggapai mimpi mereka.

 

Baca Juga: 5 Manfaat Sewa Paket Meeting Hotel untuk Enterpreneur


Sociopreneur

Sociopreneur adalah entrepreneur yang mendirikan usaha yang tidak hanya bertujuan untuk mendapatkan keuntungan semata. Namun lebih kepada ingin memberikan tujuan sosial yang bermanfaat bagi banyak orang. Salah satu contoh sociopreneur adalah pklinik asuransi sampah yang didirikan oleh Dokter Gamal Albinsaid. Sesuai namanya “klinik sampah”, klinik ini ditujukan untuk masyarakat miskin berobat dan mendapatkan berbagai fasilitas kesehatan dengan membayar menggunakan sampah. Contoh lain dari sociopreneur adalah Tri Mumpuni dengan teknologi mikrohidro ciptaannya yang telah membantu banyak desa di Indonesia.

 

 

 

Merintis usaha akan membakar banyak uang di masa awal. Makanya wirausahawan dituntut untuk menjadi cerdik dalam mengelola uang. Pengembangan dan penyempurnaan produk atau jasa yang dijual harus menjadi fokus ketika membangun bisnis. Pasalnya, perkara tempat kerja dapat diatasi dengan sewa tempat kerja di Coworking Space. Para entrepreneur juga dapat sewa ruang meeting hotel Jakarta dan kota-kotabesar lain di Indonesia untuk rapat dengan rekan kerja, klien, dan pihak lainnya.

 

Ruang meeting hotel sering menjadi pilihan kesukaan para entrepreneur Indonesia. Pasalnya, ruang meeting hotel Jakarta biasanya memiliki desain interior yang indah dan dapat membantu terbangunnya situasi rapat yang kondusif, dilengkapi dengan perabotan nan nyaman dan fasilitas penunjang rapat yang lengkap, juga memiliki lokasi yang strategis dan mudah diakses.

 

SpotQoe.com memudahkan Kamu untuk memesan ruang meeting hotel yang paling tepat untukmu. Dengan menggunakan SpotQoe.com, Kamu dapat mencari ruang meeting hotel Jakarta yang nyaman, strategis, dan menyediakan fasilitas lengkap.

 

Baca Juga: Memilih Ruang Meeting Sesuai Kebutuhan dengan SpotQoe.com

Sumber : Berbagai Sumber

Reaksi Anda:




Komentar


Belum Ada Komentar

Berikan Komentarmu