Breaking

blog single post
Profesionalisme

Bos Kamu Micromanaging? Gak Perlu Pusing, Ini Cara Menghadapinya!

AXIQOE.COM – Setiap pemimpin memiliki gaya atau karakter kepemimpinan yang berbeda-beda, begitu pula denganmu. Beberapa karakter pemimpin belum tentu cocok dengan para karyawannya. Salah satu karakter pemimpin yang sering menjadi keluhan oleh para bawahan adalah bos yang micromanaging.

 

Apa sih micromanaging? Istilah tersebut bisa diartikan sebagai seorang atasan yang selalu mengatur dan sangat detail. Pemimpin jenis ini biasanya memiliki masalah kepercayaan dengan para bawahannya dan ‘agak’ sulit menerima masukan.

 

Ada dari Kamu yang memiliki atasan seperti itu? Tidak perlu mengeluh, bagaimanapun gaya atasanmu hal tersebut dilakukan demi kepentingan perusahaan. Oleh karena itu, akan lebih baik apabila Kamu yang menyesuaikan dan mengikuti ritme kerja atasanmu. Berikut beberapa cara yang bisa Kamu implementasikan di kantor.

 

1. Bertanya Secara Langsung Apa yang Ia Harapkan

Mungkin ini terdengar sulit, akan tetapi berkomunikasi dua arah dengan atasan dan bertanya apa yang ia harapkan adalah cara yang paling baik. Kamu bisa mengetahui apa saja kesalahan yang telah diperuat atau hal yang tidak disukai oleh atasanmu terkait dengan pekerjaan. Dengan adanya komunikasi dua arah Kamu akan lebih memahami pimpinan dan tentunya akan membantumu menyesuakan serta memperbaiki diri kedepannya.

 

Baca Juga: 5 Cara Membangun Hubungan Baik dengan Rekan Kerja? Yuk Simak!

 

2. Dengarkan Secara Seksama Saat Atasan Berbicara

Saat atasanmu memberikan tugas, menegur atau sekedar bercengkrama, Kamu harus mendengarkan secara seksama. Buatlah kontak mata, anggukan kecil, dan catatlah bila memang perlu untuk menunjukan kepada atasan bahwa Kamu dapat memahami dengan baik apa yang sedang ia sampaikan. Jadilah pendengar yang baik, jangan sampai terlihat terganggu atau tidak berkonsentrasti. Dengan begitu, Ia akan memiliki alasan untuk lebih terbuka dan mempercayaimu.

 

3. Lebih Teliti dan Bertangung Jawab Terhadap Pekerjaan

Karena pemimpin micromanaging memiliki masalah kepercayaan terhadap orang lain, tentu yang harus Kamu dapatkan adalah kepercayaan darinya. Ini akan menjadi sebuah tantangan tersendiri. Kamu wajib hukumnya untuk bertanggungjawab dengan pekerjaan yang ditugaskan.

 

Kamu harus memberikan update atau progress secara berkala. Periksa dahulu secara teliti pekerjaan yang akan dilaporkan. Jika Kamu secara rutin melakukan hal ini secara berkala, kemungkinan besar akan membuat pimpinanmu lebih terbuka terhadap segala masukanmu sebagai bentuk kepercayaannya terhadapmu.

 

Baca Juga: Stop Membahas 5 Hal Ini dengan Rekan Kerjamu di Kantor

 

4. Memberikan/ Menunjukan Empati

Menunjukan empati terhadap pimpinan akan memberikan kesan bahwa Kamu mengerti keinginan dan tujuan pimpinan. Jika pimpinanmu menunjukan keraguan, sebaiknya katakan “Saya tahu tugas ini sangatlah penting. Saya akan mengerjakannya sebaik mungkin”. Atau jika pimpinanmu ingin memegang kontril, katakana “Anda memiliki bagian yang sangat besar dalam tugas ini. Saya tidak bisa melakukannya tanpa bantuan Anda”. Dengan menunjukan empati seperti ini, percaya atau tidak, akan membuat pimpinanmu merasa lebih dihargai dan dihormati sehingga akan melepaskan kontrolnya yang berlebihan dalam memegang kendali.

 

Bekerja dengan pemimpin berkarakter micromanaging memang terkadang bisa melelahkan dan menyebalkan. Namun, apabila Kamu bisa mengimplementasikan semua sikap yang telah dijelaskan di atas, Kamu dapat bekerja lebih nyaman dan lebih mudah menyelesaikan pekerjaan.

Sumber : Berbagai Sumber

Reaksi Anda:




Komentar


Belum Ada Komentar

Berikan Komentarmu