Breaking

blog single post
People

Cara Menyikapi Bos yang Punya Hobi Mengatur

Bekerja di bawah atasan yang tidak pernah puas dan hobi mendikte adalah mimpi buruk bagi pegawai. Sikap seperti ini dikenal dengan micromanaging dan biasanya dipicu oleh rasa tidak percaya seorang atasan terhadap tim nya sendiri. Secara perlahan namun pasti, lingkungan kerja yang seperti ini membunuh kreatifitas bahkan Anda akan menjadi public enemy yang dijauhi semua orang.


Ciri-ciri seorang atasan dengan kecenderungan micromanaging antara lain:

  • Jarang bahkan tidak pernah puas dengan hasil kerja tim

  • Sering merasa frustasi bila sesuatu tidak dilakukan dengan cara yang Anda mau

  • Mencari celah kesalahan sekecil apapun

  • Selalu ingin tahu apa yang sedang dan akan dikerjakan oleh tim

  • Meminta laporan setiap saat

  • Meminta di-cc dalam setiap email

 

Bila atasan Anda memiliki ciri-ciri di atas maka ada beberapa hal yang bisa anda lakukan demi menjaa performa dan semangat kerja agar tidak kendor.

 

1. Introspeksi diri

Berbagai komentar dan tuntutan atasan dengan kecenderungan micromanaging memang membuat frustasi. Namun sebelum bertindak lebih jauh ada baiknya Anda melakukan introspeksi bahwa mungkin saja letak kesalahan ada pada diri Anda. Coba cek lagi apakah pekerjan Anda sudah sesuai dengan yang diperitahkan? Tertib deadline atau tidak? Bila memang ada yang meleset maka perbaikilah secepatnya.

 

2. Berikan update teratur

Bila si bos menghujani Anda dengan email, pesan WA hingga berkali kali menelepon itu artinya ia merasa kehilangan kontrol atas anak buahnya. Akan lebih nyaman bagi Anda dan juga bos bila tanpa diminta Anda melaporkan apa saja yang ia minta secara teratur. Apalagi bila Anda bekerja secara remote.

 

3. Minta pendapat bos

Orang-orang dengan kecenderungan microanaging suka bila dimintai pendapatnya. Agak aneh memang apalagi mengingat tanpa diminta pun mereka pasti akan memberi banyak komentar. Namun berbeda bila Anda dengan sengaja memintanya. Catat komentar pada saat rapat dengan mereka dan ingatkan kembali saat topik yang sama dibahas.

 

4. Raih kepercayaan bos

Atasan yang bossy memiliki masalah sulit mempercayai bahwa orang lain bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik. Untuk mengatasi ini Anda harus memberi bukti bahwa Anda bisa menyelesaikan pekerjaan dengan baik bahkan sebelum jadwal deadline. Tanggapi kritikan dengan senyum dan pelajari apa yang atasan Anda suka dalam bekerja. Bila mereka sudah mulai percayai maka akan lebih enak bagi Anda untuk memberi masukan untuk memperbaiki sikapnya.   


5. Bicara terus terang bahwa Anda butuh kebebasan

Sedikit menakutkan memang, apalagi bila Anda terhitung masih baru atau mungkin tidak terlalu akrab dengan atasan. Tapi kalau memang kebebasan dalam bekerja yang Anda butuhkan maka bicarakanlah baik-baik dengan bos.


6. Perhatikan bila ada perubahan positif

Bila anda merasa ada perubahan sikap dari atasan maka tunjukan apresiasi sewajarnya. Cukup katakan sesuatu seperti “terima kasih sudah mempercayai saya untuk menyelesaikan project ini.”  


Sayangnya tidak semua atasan dengan kecenderungan micromanaging bisa diadapi dengan cara-cara di atas. Bila ternyata Anda sudah mentok mungkin sudah saatnya Anda yang menjadi atasan :)



Baca juga: Kinerja Meroket Akibat Perlakuan Perusahaan yang Hangat

 

 

 

 



Sumber : flexjobs.com

Reaksi Anda:




Komentar


Belum Ada Komentar

Berikan Komentarmu