Breaking

blog single post
Informasi

Dasar Hukum penggunaan Virtual Office di Indonesia

Munculnya trend virtual office akhir akhir ini didukung oleh layanan sewa ruang kerja online yang semakin marak di Jakarta. Kehadiran layanan sewa ruang kerja online ini mempermudah pelaku bisnis, karyawan maupun perusahaan kamu dalam mencari ruangan untuk kegiatan pekerjaan mereka tanpa harus berada di lokasi yang sama.

 

Salah satu nya adalah virtual office atau kantor visual, adalah sebuah "ruang kerja" yang berlokasi di dunia internet, tempat seorang individu dapat menyelesaikan tugas-tugas yang diperlukan untuk melaksanakan bisnis profesional atau pribadi tanpa memiliki "fisik" lokasi usaha. Lokasi lokasi inilah yang dapat kamu temukan di layanan sewa ruang kerja online. Virtual office ini dapat memberikan kamu yang memiliki mobilisasi tinggi, untuk mendapatkan pengalam kerja yang berganti ganti tanpa harus berada di lokasi yang sama. Virtual office juga lebih menguntukan, karena menekan biaya sewa kantor kamu, sehingga menghemat biaya operasional karena tidak perlu menyewa gedung perkantoran yang besar dengan fasilitas dan peralatan kantor yang lengkap.

 

Sebelum kamu menyewa atau mencari virtual office di Jakarta, kamu harus mengenali dan tau tentang dasar hukum dari virtual office itu sendiri. Pada awalnya, ide virtual office terbentuk karena adanya Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta No. 1 Tahun 2014 tentang kebijakan zonasi. Kebijakan ini dibuat untuk tujuan pembangunan yang berkelanjutan agar tata ruang dan fungsi wilayah di Jakarta dapat diatur dengan baik dan tidak berantakan. Hal ini membuat beberapa titik wilayah di Jakarta seperti Kebayoran Baru tidak diperbolehkan membangun industri, karena bukan di wilayah industri.

 

Dalam Peraturan Daerah (Perda) DKI, wilayah atau zonasi industri ada di daerah Pulogadung, Cakung dan Cengkareng. Lalu bagaimana dengan usaha baru yang belum mampu membeli atau menyewa gedung di wilayah zonasi industri? Karena biasanya usaha bermodal kecil berawal dari kantor rumahan. Nah, disinilah peran penting virtual office. Maksud dari munculnya virtual office adalah untuk merangkul usaha-usaha kecil atau pemula yang belum mampu menyewa kantor di zonasi usaha/bisnis. Namun, banyak pula usaha berbentuk perseroan terbatas (PT) yang memanfaatkan adanya virtual office.

 

Bagaimana dasar hukum virtual office bekerja?  Menurut Perda, izin membangun usaha dengan virtual office boleh-boleh saja asalkan mampu memenuhi syarat dasar hukum virtual office itu sendiri, yaitu sebagai berikut :

  1. Lokasi usaha sesuai dengan zonasi usaha, dibuktikan dengan dokumen sah misalnya SKDBU atau lainnya
  2. Usaha perorangan yang memanfaatkan rumah tinggal atau co-working space tidak boleh mengubah fungsi rumah tinggal, menggunakan bahu jalan untuk kepentingan usaha/parkiran, tidak mengganggu lingkungan (polusi air, udara, suara), tidak menggunakan alat otomatis dalam proses produksi
  3. Menyerahkan dokumen administratif seperti KPT, NPWP, KK, data rekening, surat bermaterai dan lainnya

 

Seperti itulah penjelasan terkait Dasar Hukum Virtual Office di Indonesia, terutama di DKI Jakarta. Pada dasarnya, semua hukum dibuat untuk menciptakan ketertiban agar terjalin hubungan yang harmonis. Begitu pula dengan hukum virtual office yang nantinya akan berguna berkelanjutan.

 

Buat kamu yang sedang mencari virtual office untuk kebutuhan pekerjaan kamu, layanan sewa ruang kerja online, SpotQoe.com bisa membantu kamu dalam mencari ruang Kerja Virtual ini. SpotQoe.com memberikan kamu kemudahan untuk sewa ruang kerja online yang dapat disewa perjam atau perhari dengan cepat dan mudah. SpotQoe.com juga membeikan kamu opsi ruang lengkap dan beragam yang dapat disewa di seluruh Jakarta.
 

Sumber : Berbagai Sumber

Reaksi Anda:




Komentar


Belum Ada Komentar

Berikan Komentarmu