Breaking

blog single post
Profesionalisme

Gaya Keseharian yang Bisa Menaikkan Bargaining Position

Hal mendasar seperti skill kerja yang mumpuni atau attitude tanpa cela sudah tentu dapat menaikkan 'nilai' seseorang di pandangan atasan. Nilai plus inilah yang bisa diandalkan untuk menjadi modal anda untuk mendongkrak bargaining power untuk meminta promosi misalnya. Walaupun rasanya dengan reputasi baik yang sudah dipupuk selama bekerja di satu perusahaan, kesempaan untuk mendapat promosi tidaklah perlu dikejar. Ia akan datang dengan sendirinya berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh manajemen.


Tanpa disadari terdapat faktor lain diluar dari kompetensi kerja yang secara tidak langsung ikut berkontribusi terhadap tingginya 'nilai jual' seseorang. Ingin tahu? simak diawah ini.  


  • Berpenampilan modis dan mengikuti jaman

Secara otomatis penampilan seseorang yang modis akan mengundang decak kagum. Apalagi bila lingkungan kerja Anda tergolong konvensional di mana sebagian besar orang hanya mengandalkan kemeja, blouse dan celana bahan sebagai bawahan. penampilan Anda yang modis tentu akan terlihat lebih mentereng dibanding selera fashion rekan kerja lain yang membosankan.


  • Memiliki gadget bermerk terkenal

Image seseorang tentu akan berbeda bila seseorang terlihat sedang sibuk di depan laptop Mac-nya dibanding dengan rekan di sebelahnya yang menggunakan laptop Acer. Tidak peduli sekalipun keduanya sama-sama sedang nge-game bukannya kerja, orang sudah melakukan penilaian di dalam benaknya dengan hanya sekali lihat.Jam, headphone, dan smartphone keluaran brand terkenal juga termasuk di dalam kategori ini.



BACA JUGA: Fleksibilitas Kerja Mempengaruhi Penampilan Seseorang



Contoh kasus yang kurang lebih bisa mewakili situasi bargaining power adalah ketika seorang sales bertatap muka dengan calon kliennya untuk pertama kali. Selayaknya orang-orang jaman sekarang yang tidak bisa lepas dari smarrphone, Andapun seara otomatis meletakkan smartphone di atas meja. Tanpa pretensi dan ekspektasi. Perbincangan berlangsung lancar dan prospek Anda menunjukkan titik terang.


Tanpa Anda sadari klien mempelajari mengenai gerak gerik Anda termasuk saat Anda meletakkan smartphone di atas meja, mereka langsung menilai merek, spesifikasi harga hingga pemilihan warna yang kurang lebih mencerminkan siapa Anda.


Masuk akal bukan? Smartphone keluaran terbaru dengan harga belasan juta paling tidak memberi sinyal bahwa Anda orang dengan kompetensi tinggi dan mereka tidak salah bila mempercayai Anda. Jadi meskipun smartphone itu Anda beli dengan menyicil selama 12 bulan atau bahkan pinjaman dari teman, mereka tak perlu tahu itu.


Hal -hal seperti ini mungkin tidak terpikirkan oleh Anda. Namun pada kenyataannya di jaman yang mengagungkan image serba wah ini Anda harus pandai-pandai memosisikan diri di tengah ketatnya persaingan kerja dan trik ini adalah salah satunya.


Sumber : Berbagai Sumber

Reaksi Anda:




Komentar


Belum Ada Komentar

Berikan Komentarmu