Breaking

blog single post
People

Lebih Sehat Gaya Hidup Dahulu atau Sekarang?

Gaya hidup manusia jaman sekarang sudah sangat jauh berbeda dari gaya hidup yang dijalani oleh kakek dan nenek kita dahulu. Mulai dari kebiasaan makan hingga adaptasi dengan teknologi, semuanya berubah. Tapi apakah perubahan ini menuju arah yang lebih baik? Mari kita cari tahu.   


Kebiasaan makan bersama

Lima puluh tahun lalu, keluarga selalu duduk bersama untuk menyantap hidangan baik itu sarapan atau makan malam. Selain menjadi ajang bertukar cerita, kebiasaan makan yang teratur membuat metabolisme tubuh menjadi lebih baik.


Kebiasaan makan bersama udah jarang ditemui pada keluarga-keluarga masa kini. Pagi hari mereka makan di perjalanan menuju kantor atau sekolah karena menghindari terjebak kemacetan. Kalaupun sesekali ada waktu makan di rumah, seringkali dilakukan sendiri-sendiri atau bahkan sambil menonton televisi.    


Menyiapkan makanan sendiri

Dahulu orang punya banyak waktu untuk menyiapkan sendiri makanan mereka, khususnya para ibu. Dengan begitu nilai gizi serta kebersihan bahan makanan lebih terjamin karena sajian sayuran serta lauk pauk yang fresh.


Kini, hampir semua orang disibukan dengan pekerjaan sehingga menyisihkan waktu untuk  memasak terbilang sulit. Kalaupun ada waktu luang, Anda mungkin lebih memilih untuk instirahat bukan? Apalagi sekarang Anda bisa beli apa saja makanan yang Anda mau lewat aplikasi online. Sebuah kemudahan yang membuat orang semakin malas.  


Bahan makanan kemasan

Dahulu, kekek nenek kita hanya mengenal sayur mayur ala pasar tradisional atau ikan hasil memancing. Bahkan tidak jarang yang memelihara ayam untuk nantinya diolah sebagai sajian istimewa kala kumpul keluarga. Semuanya serba baru dan serba segar.


Setelah konsep pasar berubah menjadi supermarket maka makanan kemasan pun menjadi lazim. Buah seperti leci atau rambutan hingga sawi atau jamur sudah tersedia dalam bentuk kemasan, yang sayangnya kemungkinan sudah dicampur dengan bahan pengawet. Anda bisa bayangkan sendiri dampaknya terhadap tubuh manusia setelah konsumsi jangka panjang.


Tidak heran bila generasi pendahulu kita memiliki umur yang panjang. Pola hidup yang teratur serta asupan yang masih alami menjadi faktor yang sangat berpengaruh. Apakah Anda sependapat?  



Baca juga: Anggapan yang Salah Mengenai Gaya Hidup Digital Nomad

Sumber : highspeedtraining.co.uk

Reaksi Anda:




Komentar


Belum Ada Komentar

Berikan Komentarmu