Breaking

blog single post
Profesionalisme

Soft Skill Itu Bisa Diasah Lho!

Soft skill yang dianggap sebagai faktor utama penentu diterima atau tidaknya seseorang dalam sebuah lingkungan kerja, ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Mungkin saat membaca ini Anda berkomentar 'apa susahnya komunikasi, toh sehari-hari kita pasti bicara, dengan teman kerja, dengan atasan, dengan oran-orang di rumah.' Anda benar! seperti kata pepatah, bicara memang mudah namun bagaimana dengan  penyampaiannya? Apakah ucapan Anda membuat orang mengerti maksud Anda atau malah jadi tersinggung karena ucapan Anda?


Soft skill sendiri mencakup intrapersonal dan interpersonal  skill. Intrapersonal merupakan kemampuan individu misalnya untuk mengatur waktu, berpikir kreatif hingga prinsip dan tujuan hidup. Kemampuan interpersonal adalah bagaimana Anda bisa berkomunikasi dengan semua kalangan, bisa memotivasi orang lain, termasuk juga kemampuan bernegosiasi.


Nah, pertanyaan berikutnya adalah bagaimana cara seseorang bisa memiliki dan atau mengasah soft skill ini? Jawabannya pertama adalah seseorang memang dilahirkan dengan bakat-bakatnya sendiri termasuk diantaranya soft skill. Kemudian seiring dengan pertambahan usia, soft skill bisa terus dikembangkan dan diasah dengan melakukan aktivitas sebegai berikut.


Aktif di lingkungan Anda tinggal

Menjadi orang yang aktif mengikuti berbagai acara kemasyarakatan membuat Anda mengenal tetangga, memahami karakter setiap keluarga dan secara tidak langsung belajar bagaimana caranya berkomunikasi dengan mereka, yang usianya pasti beragam. Ini baik sekali untuk memupuk rasa kedekatan antar tetangga, disamping nilai positif lainnya seperti saling menjaga satu sama lain apalagi di jaman yang kian hari kian jarang saja orang mengenal tetangga kanan kiri.  


Aktif di berbagai organisasi atau komunitas

Umumnya, orang yang aktif dalam kegiatan kemasyarakataan cenderung mudah bergaul sehingga wawasannya pun menjadi luas. Orang-orang yang senang berorganisasi terbiasa mengutarakan pendapatnya dan tidak canggung bila diminta bicara di depan orang banyak. Berbagai gesekan atau konflik yang muncul akibat interaksi yang ada di dalam organisasi akan mengasah kemampuan Anda untuk mengatur emosi serta lebih bijak dalam memandang sebuah permasalahan.  


Sugesti diri dengan hal-hal positif

Malu ketemu orang banyak atau terlalu malas untuk ikut repot mengurus ini itu ketika ada acara adalah hambatan yang dapat mematikan soft skill Anda. Sesekali sih boleh saja, itu perasaan manusiawi. Namun ketika Anda biarkan perasaan negatif seperti itu terus berkembang maka Anda sendiri yang akan rugi di kemudian hari. Paksa diri Anda dengan sugesti positif bahwa tujuan dari kegiatan tersebut baik dan berguna untuk kehidupan Anda nantinya.


Mudah bukan? Anda hanya tinggal memaksimalkan lingkungan sekitar tempat tinggal dan lingkungan kerja untuk menpertajam kemampuan soft skill. Selain menjadi poinbagus saat melamar kerja, soft skill bisa menjadi sarana meningkatkan kualitas hidup Anda secara keseluruhan.    


Baca juga: Soft Skill Penunjang Profesionalisme

 





 




Sumber : educenter.id

Reaksi Anda:




Komentar


Belum Ada Komentar

Berikan Komentarmu