Breaking

blog single post
Ecommerce System

Tampilan Deskripsi Produk Bisa Mempengaruhi Penjualan

Seperti halnya katalog produk untuk barang dan atau jasa yang ditawarkan kepada konsumen, hal yang sama juga bisa Anda temui pada bidang usaha online. Pada website yang dikelola secara profesional, setiap produk yang ditampilkan haruslah memiliki gambar serta deskripsi produk sebagai cara menginformasikan kepada calon customer mengenai spesifikasi, pilihan warna, harga hingga keunggulan produk.

Deskripsi ini semestinya ditampilkan dengan semenarik mungkin agar membuat orang tertarik untuk kemudian membelinya. Tentunya ini juga ditunjang dengan tampilan website yang enak dilihat dan user friendly.


Hal-hal yang harus diperhatikan saat membuat product catalog atau product description antara lain:

  • Kumpulkan data produk

Anda harus memiliki data khusus yang berisi penjelasan mengenai kegunaan atau fungsi, apa saja fitur yang dimiliki setiap produk hingga pilihan warna, ukuran dan foto.


  • Membuat foto yang berkualitas

Foto standar dari sebuah produk biasanya sudah disertakan oleh merchant. Namun bila website Anda puya standar kualitasnya sendiri untuk foto, ada baiknya menyewa fotografer dan membuat foto baru yang lebih bagus.


  • Buat deskripsi produk yang menarik

Tulis deskripsi produk yang tidak bertele-tele, sekitar 50 -150 kata. Olah semua data produk yang masih mentah menjadi rangkaian kalimat yang bisa menggiring orang untuk membeli.


Deskripsi produk sedikit banyak bisa memengaruhi keputusan orang apakah akan meneruskan berbelanja atau tidak. Penggambaran yang jelas dan lengkap mengenai sebuah produk tentu akan lebih dipercaya oleh calon customer.


1. Buatlah judul yang menggambarkan produk

Misalnya:

"Sarung bantal print custom"

"Jam tangan wanita dari baja"


2. Mulailah dengan sedikit cerita

Misalnya:

Semua orang pernah mengalami kehilangan jam tangan. Ini wajar karena Anda kerap melepasnya namun lupa memakainya kembali. Anda tidak akan kehilangan jam lagi bila menggunakan jam tangan baja ini, karena akan menempel di pergelangan tangan Anda sepanjang hari. Tidak perlu melepasnya sama sekali karena jam tangan keren ini anti air dan ringan sehingga tidak merepotkan.

- terbuat dari baja

- tali jam terbuat dari kayu

- anti air hingga kedalaman 20 m

- beterai awet seumur hidup

- tersedia warna hitam dan putih


3. Sertakan pesan yang mengena di hati

Kesan pesan dari seorang tokoh ternama dapat menaikkan nilai jual. Tidak perlu harus bicara mengenai fitur atau harga produk. Sekedar ungkapan bahwa sebuah produk membuat hidupnya menjadi lebih mudah, sudah cukup ampuh membuat orang paling tidak masuk ke halaman belanja Anda, atau lebih baik lagi bila langsung berbelanja :)



4. Instruksi cara pemakaian/ cara pembersihan

Buat panduan cara pemakaian sebuah barang secara detil, jika diperlukan gunakan juga ilustrasi agar orang mudah memahami.


5. Tambahkan grafis sebagai penanda diskon atau promo khusus

Informasikan kepada calon pembeli bahwa Anda sedang mengadakan diskon untuk beberapa produk. Nah, di foto produk yang dimaksud, tambahkan saja grafis berupa tulisan 'DISKON 30%' atau 'promo ongkir hingga akhir bulan,' agar customer mengerti dengan sendirinya.


6. Pengaturan UI/ UX

Aturlah agar semua elemen deskripsi produk ini tidak membuat halaman produk terlihat padat. Rancanglah agar product page enak dibaca dengan tata letak yang ramah bagi penglihatan.


7. Jangan lupakan CTA!

Call To Action (CTA) sangat penting. Biasanya berupa satu kata di dalam kotak berwarna bertuliskan 'BELI', atau 'BAYAR' dan macam-macam lainnya yang sifatnya mendorong orang untuk action baik itu segera belanja, memesan, atau melunasi pembayaran.


Baca juga: Ragam Jenis Ecommerce Selain B2C dan B2B

 

 

  

 

 



Sumber : berbagai sumber

Reaksi Anda:




Komentar


Belum Ada Komentar

Berikan Komentarmu